Wednesday, December 12, 2012


This is deep, so take your time.

THE BLACK PRAYER

Why Did You Make Me Black Lord ...
Lord ... Why did you make me black?
Why did you make someone
the world would hold back?

Black is the color of dirty clothes,
of grimy hands and feet...
Black is the color of darkness,
of tired beaten streets...

Saturday, December 1, 2012


1 Desember

Ada apa sebenarnya dengan 1 Desember yang membuat “Kota Emas” selalu membara? Siapa sebenarnya yang berkepentingan dengan 1 Desember di Tanah Papua saat ini? Apakah orang asli Papua? Pendatang? OPM sebagai gerakan rakyat semesta yang memperjuangkan Hak untuk Merdeka bagi orang Papua? TNI/POLRI yang memiliki kapasitas dan kapabilitas dalam mengendalikan dan mengelola “keamanan” di Tanah Papua? Mungkinkah ada pihak yang yang tidak terbayangkan sebagai player dalam menggunakan 1 Desember untuk meraup keuntungan finansiil dari seluruh operasi pengamanannya?

Bukankah “Operasi Keamanan di bulan Desember seharusnya lebih diutamakan untuk membantu lebih hikmahnya peringatan Natal di Tanah Papua yang “mayoritas” penduduknya beragama Nasrani? Mengapakah selalu setiap tahun, ketika bulan-bulan dalam tahun mulai berbunyi “…ber-…ber (September, Oktober, November dan Desember),” eskalasi keamanan dan politik di Tanah Papua selalu cenderung meningkat, bahkan cenderung disuburkan oleh berbagai pihak? Ada apa gerangan?

Friday, November 23, 2012



MELURUSKAN SEJARAH KEBENARAN DI ANTARA SEMUA SUKU BANGSA



Kebenaran tentang Sejarah Umat Manusia di dunia nampaknya masih sangat susah untuk diakui secara benar oleh banyak bangsa-bangsa. Hal ini dikarenakan ada begitu banyak teori tertulis yang diajukan dengan mengabaikan kebenaran tidak tertulis yang masih disimpan oleh beberapa suku bangsa di dunia yang masih mengenal sejarah kebenaran Umat manusia di dunia ini. Persoalan ini pulalah yang menyebabkan berbagai kekacauan dan bencana di dunia. Yang benar menjadi salah dan yang salah serta berkuasa membenarkan diri mereka dengan menulis sejumlah hal menyangkut sejarah umat manusia dengan dibumbui kekerasan yang menjadi tirani. Itu pula yang terjadi dengan kebenaran sejarah menyangkut siapa sebenarnya penghuni belahan Selatan Bumi. 

Inilah sejarah awal penghargaan atas Manusia sebagai ciptaan Tuhan menjadi terganggu. Kulit Putih mendominasi kulit Hitam, dsbnya. Meskipun disadari bahwa warna apapun kulit kita, kita tetaplah satu, MANUSIA. Manusia yang membutuhkan saling menghargai dan menghormati, mulai dari ujung rambt sampai ujung kaki, dan dari ujung kaki sampai ujung rambut. Teristimewa buat masyarakat yang mendiami "Kota Emas" ini.